Tampilkan postingan dengan label Healty. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Healty. Tampilkan semua postingan

DAMPAK NEGATIF MEROKOK BAGI KESEHATAN

Dampak Negatif Merokok Bagi Kesehatan

Dampak Negatif Merokok Bagi Kesehatan


Dampak Negatif Merokok Bagi Kesehatan. Merokok adalah hal yang lumrah terjadi di kalangan masyarakat. Indonesia adalah salah satu negara dengan jumlah perokok terbesar di dunia. Ironisnya, kebanyakan dari mereka adalah anak-anak di bawah umur. Hal tersebut tentu memberikan kesan Indonesia adalah negara yang buruk dan tak bermoral karena sudah tercemar oleh anak-anak tak berpendidikan.



Apabila Anda termasuk dari mereka yang hobi merokok, cobalah menghentikannya sekarang juga. Di dalam sebatang rokok terdapat lebih dari 6000 racun yang dapat merusak organ tubuh, terutama paru-paru dan jantung. Para dokter juga telah menulis dampak negatif atau bahaya merokok bagi kesehatan pada jurnal kesehatan, berikut ini beberapa diantaranya.


Dampak Negatif Merokok Bagi Kesehatan


1. Mata Sembab


Tahukah Anda istilah ‘mata panda’? Yaitu, mata yang dikelilingi oleh lingkaran hitam dan terdapat kantung di bawah kelopak mata. Orang menganggap masalah kesehatan ini terjadi akibat begadang, padahal tidak selalu. Merokok juga termasuk pemicu mata menjadi sembab dan terlihat seperti orang ngantuk.


2. Gigi Kuning dan Berkarang


Seorang perokok tidak jarang yang mendapati gigi kuning. Hal tersebut jelas terjadi karena di dalam rokok terdapat nikotin yang apabila dikonsumsi terus menerus dapat menutupi enamel gigi sehingga menjadikan gigi berwarna kuning dan mengumpulkan karang yang sulit dihilangkan.


3. Kulit Kering


Meskipun Anda rajin merawat kelembaban kulit tetapi aktivitas merokok terus dijalani, sama saja tidak ada dampak positifnya. Asap beracun yang Anda hembuskan dari rokok akan mengurangi kelembaban kulit secara terus menerus hingga Anda berhenti merokok.

kin tipis. Selain itu merokok juga akan merusak kualitas sperma.

5. Menopause Dini


Wanita perokok akan lebih berisiko mengalami menopause dini akibat kehilangan sel telur yang diakibatkan oleh zat beracun dalam rokok. Apabila jumlah sel telur berkurang maka tidak akan bisa direproduksi ataupun digantikan, otomatis mengecilkan kemungkinan wanita akan hamil.

Dampak negatif merokok bagi kesehatan yang terakhir adalah merusak keseimbangan hormon yang juga diakibatkan oleh zat kimia dalam rokok yang menyelinap ketika proses sirkulasi darah. Bila hormon sudah terpengaruh tentu membuat sistem reproduksi tubuh akan terganggu.

4. Menurunkan Jumlah Sperma


Merokok akan mengurangi tingkat kesuburan dirinya sendiri. Apabila jumlah sperma sedikit, tentu peluang untuk mempunyai buah hati sema

TERAPI LISTRIK ALA REL KERETA API

TERAPI LISTRIK ALA REL KERETA API


Contoh Pasien Terapi Listrik Rel Kereta Api



Terapi alternatif Rel Kereta Api yang dilakukan di Rawa Buaya Jakarta menjadi pembicaraan di mana-mana. Awal dari hebohnya pemberitaan tentang terapi unik ini bermula dari Rawa Buaya, Jakarta Barat. Rel kereta api di situ semakin ramai didatangi oleh warga yang mengaku penyakitnya sembuh saat melakukan terapi rel kereta api listrik. Seperti karakteristiik terapi alternatif lainnya bila unik dan sekali diberitakan akan membooming dan akan ditiru di mana-mana, Namun manfaatnya secara medis dan dampak buruk bagi tubuh belum diketahui pasti. 

Tetapi bahaya tertabrak kereta api sudah pasti ada. Terapi alternatif kereta api listrik diklaim masyarakat dapat mengobati berbagai macam penyakit dengan cara tiduran di rel kereta api Rawa Buaya, Jakarta Barat. Beberapa orang mencoba terapi dengan aliran listrik mengaku beberapa keluhan nyeri, kesemutan dan keram di bagian tangan dan kaki mulai membaik. Dari mulut berbagai penderita itu akhirnya juga tercetus bahwa rel kereta api dapat mengobati kencing manis, darah tinggi, asam urat, penyakit jantung dan penyakit lainnya. Kegiatan yang dianggap terapi ini biasa dilakukan warga ketika terik matahari mulai berkurang. Semakin sore mereka yang datang terus bertambah.


Pasien Terapi Rel Kereta Api
    Umumnya mereka mengaku setelah menjalani terapi penyakit yang diderita membaik. Terapi rel kereta api listrik tersebut dalam dunia medis dapat dianggap sebagai terapi alternatif. Terapi alternatif artinya terapi yang belum terbukti secara medis berdasarkan penelitian dan tidak berdasarkan kaidah ilmu imunoptabiologis di bidang penhetahuan kedokteran Terapi Alternatif Sejak jaman batu hingga jaman modern berbagai terapi alternatif banyak bermunculan di seluruh belahan dunia. Terapi alternatif itu diantaranya adalah terapi lilin, terapi batu giok, terapi kalung, terap igelang magnetik dan yang terakhir adalah terapi rel kereta api listrik. Memang harus diakui terdapat beberapa terapi alternatif yang bermanfaat tetapi tidak bisa dipungkiri terdapat beberapa terapi alternatif yang terlihat kasiatnya hanya dalam jangka pendek.

   Fenomena masyarakat tersebut bukanlah hal baru terjadi di Indonesia. Pendekatan terapi alternatif meski tidak rasional dan tidak sesuai dengan kaidah medis modern lebih sering dapat diterima oleh kelompok masyarakat tertentu. Faktor ekonomi sering disebut sebagai biang keladi mengapa terapi alternatif tumbuh subur. Tetapi bila dicermati faktor ekonomi sebenarnya bukanlah yang utama. Hal ini dapat dilihat sewaktu berobat ke terapii alternatif tidak murah. Bandingkan dengan Rumah Sakit dan Puskesmas terdekat yang relatif sudah menyediakan biaya gratis untuk pasien tidak mampu. Bukan rahasia lagi bahwa banyak masyarakat berduit juga beralih ke terapi alternatif. Memang harus diakui terdapat beberapa terapi alternatif yang berguna bagi masyarakat dan bermanfaat. Tetapi dalam mencerna informasi harus cermat dan cerdas. Bisa saja terapi rel kereta api listrik bermanfaat dalam mengurangi nyeri dan kesemutan di tangan dan kaki. Hal ini dimungkinkan karena gelombang elektrik yang diberikan pada daerah tangan dan kaki dapat meningkatkan fungsi peredaran darah atau metabolisme tubuh. Saat inipun masih ada alat gelombang elektrik lainnya yang digunakan sebagai terapi. Tetapi hal ini perlu diteliti lebih jauh secara medis.

   Tetapi beberapa media telivisi menampilkan pengakuan seseorang bahwa terapi rel kereta api ini dapat menyembuhkan kencing manis, jantung koroner, asam urat atau stroke sangat mungkin jauh dari benar. Kalapun keluhan itu membaik bisa saja karena peredaran darahnya membaik sesaat sehingga keluhan nyeri, kesemutan dan pegal-pegal membaik karena peredaran darahnya yang mendasari keluhan tersebut membaik. Tetapi selama penyakit utamanya tidak dikendalikan maka kuhan tersebut akan hilang sesaat dan timbul lagi. Tetapi adakalanya bila hanya gangguan fungsional biasa terapi yang bertujuan memperbaiki peredarahnya akan membaik seterusnya bukan karena sakit diabet. Asam urat atau lainnya. Hal inilah juga yang terjadi dengan terapi alternatif lainnya yang dapat mengklaim menyembuhkan segala penyakit. Karena pada dasarnya hampir semua penyakit sistemik dapat menganggu peredaran darah yang dapat mengakibatkan keluhan tersebut. Bila gangguan peredaran darah tersebut diperbailki akan memperbaiki gejala tetapi bersifat sesaat yang akan timbul lagi bila penyebabnya tidak diperbaiki. Penilaian keberhasilan terapi alternatif dan terapi medis berbeda. Tidak seperti dalam terapi medis untuk menilai keberhasilan terapi harus dengan alat ukur klinis dan laboratorium.

  Dalam terapi alternatif biasanya alat ukur yang dibuat adalah pengakuan penderita. Seringkali sugesti dan faktor kepercayaan membuat nyaman secara psikologis sehingga keluhan penyakitnya sementara tertutupi. Hal ini akan membuat lebih spektakular dan bombastis bila pengakuan tersebut beredar dari mulut ke mulut atau dihebohkan oleh media masa. Berbeda dengan pengakuan keberhasilan terapi alternatif, sebaliknya ketidak berhasilannya tidak akan beredar dari mulut ke mulut. Hal inilah yang mengakibatkan ketidakberhasilan, efek samping dan komplikasi yang ditimbulkannya dari terapi alternatif jarang terungkap. Berhayakah terapi alternatif Penggunaan terapi alternatif rel kereta api secara klinis masih belum dilakukan penelitian secara menyeluruh tentang manfaat dan efek sampingnya. Sehingga seringkali klinisi tidak bisa mengungkapkan kemungkinan bahaya penggunaan terapi alternatif. Sampai saat inipun masih belum ada penelitian klinis yang dapat membuktikan efek samping dan bahaya berbagai terapi alternatif. Bahaya dari terapi alternatif adalah sering mengakibatkan keterlambatan penanganan bagi penderita yang seharusnya dapat disembuhkan secara medis. 

  Dampak buruk lainnya adalah pengabaian pengobatan medis yang mendasari gangguannya. Misalnya, pada penderita kencing manis membaik kesemutannya setelah terapi rel kereta. Kemudian penderita meyetop obat diabetnya karena merasa sembuh. Tetapi membaik sesaat tersebut akan menjadi bencana yang lebih besar saat kencing manisnya memburuk lagi. Banyak kasus penderita kencing manis seperti ini tetapi akhirnya berakibat timbul komplikasi stroke, koma atau komplikasi berat lainnya. Keterlambatan penanganan beberpa penyakit tersebut mengakibatkan timbulnya komplikasi yang lebih berat dari penyakit itu sendiri. Dalam keadaan tertentu mungkin terapi alternatif tidak menjadi masalah bila keadaan penyakit sudah sangat berat dan secara medis dokter sudah tidak bisa menangani lagi. Bila terapi kedokteran dipertemukan dengan terapi alternatif, maka yang timbul adalah perdebatan dan kontroversi yang berkepanjangan.

   Perdebatan akan terjadi antara dokter dan penggiat terapi alternatif karena dasar pemikirannya berbeda. Hal ini juga terjadi bila kita melihat perdebatan hukum antara pakar hukum dan budayawan. Teori kedokteran harus berlandaskan bukti klinis dan berdasarkan imunopatobiologi imu kedokteran. Sementara, terapi alternatif biasanya berdasarkan pengalaman nenek moyang, turun temurun atau berdasarkan rekaan dan pendapat pribadi yang diyakini tanpa berdasarkan pengetahuan ilmiah yang lazim. Terapi medis atau terapi alternatif Di bidang ilmu kesehatan sering dibedakan antara terapi medis dan terapi alternatif. Terapi medis adalah penatalaksanaan atau pengobatan suatu penyakit atau kelainan yang berdasarkan kaidah ilmu pengetahuan di bidang kedokteran.

   Penanganan di dalam ilmu kedokteran harus berdasarkan berbagai latar belakang ke ilmuan kedokteran seperti imunopatobiofisiologis atapun secara biomolekular. Dalam penerpannyapun harus berdasarkan penelitian medis berbasis pengalaman klinis. Secara ilmiah berbagai terapi yang diberikan juga harus berdasarkan pengalaman klinis dengan berbasis pada penelitian ilmiah yang terukur. Dalam kurun waktu terakhir ini pemberian pengobatan di bidang kedokteran sudah beralih ke arah Evidance Base medicine (EBM) atau pengalaman klinis berbasis bukti.

  Tujuan utama dari EBM adalah membantu proses pengambilan keputusan klinik, baik untuk kepentingan pencegahan, diagnosis, terapetik, maupun rehabilitatif yang didasarkan pada bukti-bukti ilmiah terkini yang terpercaya dan dapat dipertanggungjawabkan Sedangkan terapi alternatif adalah berdasarkan pendekatan pengobatan tradisional turun temurun baik dari mulut kemulut berbagai pengalaman diperoleh dari warisan nenek moyang yang tidak berdasarkan kaidah ilmiah atau bertentangan dengan ilmu kedokteran.

   Meskipun sebenarnya tidak semua terapi alternatif tidak bermanfaat. Saat ini ada juga terapi alternatif yang mulai disinergikan dengan terapi di bidang ilmu kedokteran seperti terapi akupuntur. Hal seperti inipun harus melalui proses penelitian secara ilmiah yang berlangsung lama, dan memang terbukti secara klinis. Mungkin saja kalau terapi rel kereta api ini bila diteliti secara klinis terbukti dapat digunakan sebagai terapi.

   Banyak juga terapi elektromagnetik dan terapik gelombang listrik yang sering digunakan terapi alternatif mulai diteliti. Terdapat perbedaan mendasar lainnya untuk mengetahui keberhasilan terapi medis dan terapi alternatif. Di bidang medis alat ukur keberhasilan medis harus berdasarkan penelitian terukur dan sahih secara statistik. Misalnya dalam penggunaan obat asma, harus diketahui tingkat keberhasilan dari 100 pemakai sekitar 80 yang berhasil dengan memperhatikan dengan cermat berbagai faktor yang mempengaruhi pengobatan tersebut.

   Sedangkan terapi alternatif, biasanya diukur berdasarkan pengakuan orang perorang dalam menentukan keberhasilannya. Sehingga akurasi dan validitas keberhasilannya tidak bisa diketahui secara pasti. Sering dilihat di televisi dalam acara terapi alternatif oleh seseorang bukan berlatar belakang nonmedis, bahwa pengakuan seorang sembuh karena terapi yang diberikan. Mungkin saja memang penderita tersebut berhasil dengan terapi alternatif tersebut, tetapi tidak diketahui apakah yang tidak berhasil juga lebih banyak lagi. Di bidang medis seorang dokter tidak boleh menyebutkan keberhasilan pengobatan berdasarkan kesaksian keberhasilan seorang pasien tetapi harus berdasarkan penelitian sebuah jurnal kesehatan yang kredibel atau jurnal yang dapat diakses di pubmed secara online

  . Penggunaan terapi alternatif seperti terapi rel kereta listrik ini secara klinis masih belum dilakukan penelitian secara menyeluruh tentang manfaat dan efek sampingnya. Sehingga seringkali klinisi tidak bisa mengungkapkan kemungkinan bahaya penggunaan terapi alternatif. Sampai saat inipun masih belum ada penelitian klinis yang dapat membuktikan efek samping terapi rel kereta api. Kalaupun nantinya mungkin pendekatan terapi tersebut tidak menimbulkan efek samping tetapi ternyata membuat penanganan penyakit lainnya semakin tidak jelas dan pemperburuk perjalanan penyakit dan timbulnya komplikasi dari penyakit yang tidak terkendali dengan baik.

   Dalam kasus seperti ini, media masa juga sangat berperanan melakukan edukasi yang sebenarnya. Bukan malah menayangkan opini masyarakat yang mengatakan bahwa terapi kereta api itu bisa mengobati berbagai penyakit padahal belum ada bukti ilmiah yang menunjukkannya.. Atas dasar itu maka terapi rel kereta api termasuk salah satu jenis terapi alternatif non-medis. Memang harus diakui bahwa mungkin saja terdapat terapi alternatif yang bermanfaat. Sebaiknya masyarakat tetap harus berhati-hati, karena jumlah ketidakberhasilan, efek samping dan dampak bahaya terapi alternatif terhadap kesehatan belum diketahui secara pasti.

   Yang pasti terapi alternatif ini harus dilarang karena bukan karena efek samping bagi tubuh yang belum diketahui. Dilarang karena efek samping yang dapat terjadi adalah nyawa melayang karena tertabrak kereta api dan mengganggu ketertiban umum.

By A. Rofi'ul Abror (08)
Rakusnya Manusia

Rakusnya Manusia


Manusia selalu tidak merasa cukup ,dan itu semua karena nafsu manusia akan keduniawian , postingan ini akan melihatkan kita sejenak akan rakus nya manusia terhadap alam . Rakusnya manusia akan alam yang sangat kaya menyebabkan bencana alam yang menelan banyak korban jiwa. Alam dulu yang hijau kini sudah menjadi beton-beton keras yang diatasnya berdiri gedung-gedung pencakar langit .Banjir sudah menjadi langganan setiap musim hujan tiba ,pohon hijau di taman kota tidak terawat dengan baik karena ulah tangan manusia yang tidak bertanggung jawab ,Pemanasan global akibat polusi udara menyebabkan udara semakin panas , Mereka tidak tahu arti kehidupan ,yang mereka cari hanyalah kesenangan yang sesaat ,Pemburuan hewan liar,Penebangan pohon liar salah satu dari kejanggalan makna yang dilakukan oleh manusia. Kita lihat kembali peristiwa saat pembagian Ice Cream gratis di Suraabaya pada waktu itu , Tanaman-tanaman diTaman Bungkul yang indah menjadi rusak karena diinjak-injak oleh manusia yang tidak bertangung jawab ,padahal taman bungkul adalah taman terbaik se-Asia 




Limbah pabrik  juga merupakan salah satu faktor dari pencemaran sungai selain Buang sampah disungai ,Buang air kecil/besar sungai. Sungai yang dulu airnya jernih kini menjadi keruh karena oknum tak bertanggung jawab yang membuang limbah sembarangan baik limbah pabrik ataupun manusia (feses). Ekosistem sungaipun terganggu akibatnya banyak ikan mati karena limbah tersebut. Setelah diambil penelitian bahwa ikan disungai yang diteliti mengandung zat-zat berbahaya yang tentunya sangat berbahaya untuk dikonsumsi oleh manusia. Beberapa waktu lalu juga gempar dimedia sosial ataupun televisi tentang ikan yang ditangkap dan diolah menjadi jajanan yang dijual dipinggir jalan. Jakarta adalah potret dimana warganya belum sadar akan kesehatan lingkungan.  Laut yang dulu indah dengan trumbu karangnya sekarang lenyap perlahan-lahan karena rakusnya manusia, Dengan bom ikan yang nelayan akan mendapatkan hasil yang lebih banyak tapi mereka tidak tau sebab dan akibat dari perbuatan tersebut . akan tetapi kita lihat sejenak,Trumbu karang memerlukan waktu 2 tahun untuk tumbuh kurang lebih 2cm .Tapi baru-baru ini muncul gerakan peduli trumbu karang dan pernah juga waktu itu TNI juga ikut berpartisipasi .



Kendaraan bermotor yang semakin lama semakin tahun tambah banyak entah karena apa gengsi atau keperluan. Juga kendaraan roda 4 yang semakin lama semakin banyak namun pertumbuhan jalan raya hanya 1% per tahun (dikutip dari beberapa sumber). 


Tapi kita lihat sejenak dampak positif dari bertambahnya kendaraan roda 4 ataupun roda 2 pertanda bahwa perekonomian rakyat Indonesia semakin membaik sedangkan dampak negatifnya kemacetan menjadi pemandangan biasa terutama pada waktu liburan atau hari raya/mudik yang menjadi tradisi rakyat Indonesia untuk bertemu sanak saudara yang lama tak berjumpa 

by Nasirul Islam Kholilulloh (30)
Bahaya tidur dengan lampu menyala

Bahaya tidur dengan lampu menyala

          Image result for tidur dengan lampu menyala


 Para ilmuwan menemukan bahwa tubuh perlu suasana gelap dalam menghasilkan zat kimia pelawan kanker. Bahkan ketika menyalakan lampu toilet, begadang, bepergian melintas zona waktu, lampu-lampu jalanan dapat menghentikan produksi zat melatonin.

Tubuh memerlukan zat kimia untuk mencegah kerusakan DNA dan ketiadaan zat melatonin tersebut akan menghentikan asam lemak menjadi tumor dan mencegah pertumbuhannya.

Prof. Russle Reiter dari Texas University yang memimpin penelitian tersebut mengatakan “Sekali Anda tidur dan tidak mematikan lampu selama 1 menit. Otak Anda segera mendeteksi bahwa lampu menyala seharian dan produksi zat melatonin menurun”.

Jumlah anak-anak pengidap leukimia naik menjadi dua kali lipat dalam kurun 40 tahun terakhir. Sekitar 500 anak muda dibawah 15 tahun didiagnosa menderita penyakit ini pertahun dan sekitar 100 orang meninggal.

Sebuah konferensi tentang anak penderita leukimia diadakan di London menyatakan bahwa orang menderita kanker akibat terlalu lama memakai lampu waktu tidur dimalam hari dibanding dengan yang tidak pernah memakai lampu waktu tidur.

Hal ini menekan produksi melatonin dimana normalnya terjadi antara jam 9 malam s/d jam 8 pagi. Penelitian terdahulu telah menunjukkan bahwa orang-orang yang paling mudah terserang adalah para pekerja shift yang memiliki resiko terkena kanker payudara.

Pada kenyataannya, Orang-orang buta tidak rentan terhadap melatonin memiliki resiko yang lebih rendah mengidap kanker. Maka disarankan utk menggunakan bola lampu yang suram berwarna merah atau kuning jika takut pada kegelapan.

By Annafik Fuad Hilmi (13)

Cara Menjalani Hidup Sehat

Cara Menjalani Pola Hidup Sehat yang Benar
Disini saya akan berbagi pengalaman bagaimana cara menjalani pola hidup sehat yang baik dan benar menurut berbagai sumber kesehatan yang ada sekarang. Langsung saja :

1. Tidur yang teratur dan cukup, pola tidur yang sehat sebenarnya dari jam 9 malam sampai dengan jam 6 pagi. Karena jam tidur yang normal dan sehat adalah 8-9 jam. Jika anda tidur kurang atau lebih dari 8-9 jam, akan ada kemungkinan anda akan mengalami sesuatu yang membuat anda menjadi tidak sehat. Jadi ingat!!! tidur yang yang cukup itu sangat penting.

2. Makan makanan 4 sehat 5 sempurna juga merupakan pola makan yang sehat, dan minimal 3 kali sehari. Adapun makanan 4 sehat 5 sempurna tidak perlu saya jelaskan disini, akan dapat mengetahui dengan
3. Jika anda seorang pekerja, jam kerja anda maksimal 10 jam saja, jika lebih dari itu ditakutkan tubuh anda akan rentan terhadap penyakit karena terlalu berlebihan dalam penggunaannya dalam bekerja.
Karena tubuh memerlukan istirahat juga untuk mengembalikannya ke keadaan yang normal kembali. Jika tubuh anda dalam keadaan tidak normal, makanya ada kemungkinan anda akan mudah terserang penyakit.

4. Jauhi rokok, makanan cepat saji, minuman beralkohol dan lainnya yang dapat merusak organ tubuh anda.


5. Dan yang terakhir teratur dalam berolahraga, minimal 3 kali seminggu. Karena olahraga sangatlah penting dalam menjaga keseimbangan tubuh anda dan dapat menjaga tubuh anda tetap bugar.

Demikian yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat

by; Achmad Ilham
Diberdayakan oleh Blogger.